ameLya PAGES

Your Tagline

  • 6th February
    2012
  • 06
  • 19th January
    2012
  • 19
Sebuah bahasa akan jadi lebih susah diutarakan saat terlalu banyak kata yg ingin kau hamburkan, dan hingga akhirnya kau hanya memilih menyampaikannya dalam diam.

(Source: zennasabrina)

  • 15th January
    2012
  • 15
  • 15th January
    2012
  • 15

kuntawiaji:

Siapa bilang mereka yang saat ini merasa sudah menemukan seseorang yang baik itu santai-santai dan bahagia-bahagia saja?

Mereka bahagia. Tapi mereka juga sama galaunya dengan orang-orang yang mungkin belum seberuntung dirinya. Mereka juga harus pandai menata hati.
Menata hati dari rasa takut kehilangan, sampai mengendalikan rasa cemburu.
Tapi, yang paling sulit itu ialah menata hati untuk mencintai, menyayangi, dan memperlihatkan rasa sayang dengan seadanya saja di saat mereka benar-benar di titik sangat menyayangi seseorang. Ibaratnya, di saat mereka benar-benar kaya, mereka malah harus bisa menahan diri dari memiliki hal apapun yang sebenarnya bisa dimiliki.

Mengendalikan diri, hati, pikiran agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan rasa sayang. Agar tidak kecewa jika ternyata harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Kata orang-orang tua, jangan berikan hatimu sepenuhnya untuk orang yang belum tentu jadi jodohmu, tapi beda ceritanya kalau orang itu sudah menjadi suami atau istrimu.

Hati itu sepenuhnya Allah yang punya. Kembalikanlah pada Allah. Dia Maha Pembolakbalik hati. Dia Tau yang terbaik. Semoga apa yang tertuliskan di Lauh Mahfuz kelak dapat terjaga sampai waktunya dan dapat diterima dengan lapang dada.

(Source: rizkarahmanita)

  • 15th January
    2012
  • 15
  • 15th January
    2012
  • 15
  • 15th January
    2012
  • 15
  • 15th January
    2012
  • 15
Cinta itu baik, saling mencinta itu dua yang saling memperbaiki. Bukan yang satu menyakiti dan yang satu menahan diri.

(Source: karizunique)

  • 15th January
    2012
  • 15
  • 15th January
    2012
  • 15